Persekutuan

Reformed

Injili

Indonesia

di Stockholm

Ibadah Minggu

Setiap Minggu, 14.30 di Birkagården

Lampirkan email anda untuk info lebih lanjut mengenai PRII Stockholm

Persekutuan Reformed Injili Indonesia (PRII) di Stockholm adalah tempat dimana Anda dapat mengenal Kekristenan lebih dalam dan bertemu teman, saudara/i berbahasa Indonesia selama Anda tinggal di Stockholm.

Bentuk persekutuan kami

Puji-pujian

Agama Kristen adalah agama yang penuh pujipujian. Lagu-lagu yang kami nyanyikan seringkali diambil dari Kidung Reformed Injili (KRI) yang diterbitkan oleh Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII). Kumpulan kidung Kristen ini meliputi khazanah musik gerejawi dari jaman Abad Pertengahan hingga masa kini seperti "Allah Jadi Benteng Kukuh (A Might Fortress Is Our God)", "Besarlah Allahku (How Great Thou Art)", "Jaminan Mulia (Blessed Assurance)" dan "Karena Dia Hidup (Because He Lives)".

Saling mendoakan

Agama Kristen adalah agama yang berdoa sebagai bentuk kita berhubungan erat dengan Allah. Kita dapat berdoa secara pribadi dan bersama sebagai satu komunitas. Di dalam doa, kita mengenal Allah dan sesama lebih dalam lagi. Kita juga diubahkan dan saling menguatkan satu sama lain. Seminggu sekali kami mengkhususkan waktu untuk berdoa bersama dan mengangkat pokok-pokok doa temanteman, saudara/i kita.

Pendalaman alkitab

Agama Kristen adalah agama yang bertumbuh dalam pengenalan akan Allah, yang telah diwahyukan melalui Alkitab. Pengenalan (teologi) yang benar akan Allah mengubahkan setiap aspek hidup kita juga pada arah yang benar. Isi Alkitab begitu kaya. Kita tidak akan habishabisnya terpukau atas Allah kita yang begitu agung, adil dan penuh kasih karunia dan belas kasihan pada umat-Nya. Setiap pertemuan, kita mengupas topik dan ayat Alkitab tertentu, dengan pelayanan hamba Tuhan dari Gereja Reformed Injili Indonesia (sebulan sekali), dengan studi kelompok dari Katekismus Heidelberg, atau dengan menonton video khotbah dan diskusi bersama.

Berbagi pergumulan

Agama Kristen ada bukan karena tempat, tapi orang-orangnya. Setiap kita akan mengalami kesulitan atau pergumulan dalam keluarga, kebutuhan finansial, pekerjaan, kesehatan, dan hal-hal lainnya dari waktu ke waktu. Dengan berbagi pergumulan, kita diberi kekuatan melalui teman-teman yang bisa menolong, menjenguk, berbicara dan saling mendoakan. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26).

Sejak saya pindah ke Stockholm tahun 2011, saya banyak mendapat berkat dari PRII Stockholm dalam pertumbuhan iman dan melayani tubuh Kristus dengan pelayanan di bidang organisasi dan pengadaan persekutuan, mengatur keuangan sebagai bendahara dan kadang menjadi MC, pemusik dan penterjemah. Suka duka dan doa yang dipanjatkan selama ini membuat saya bersyukur bahwa PRII Stockholm tetap dijaga oleh Tuhan dan menjadi wadah pertumbuhan iman dan komunitas Kristen bagi banyak orang Indonesia yang pindah ke Swedia akhir-akhir ini

Debora Sugiaman, Bandung